Minggu, 11 Februari 2024

ASAM BASA

 

Pengertian Asam Basa

Asam dan basa adalah larutan elektrolit yang dikenal dengan ciri khasnya, seperti asam yang memiliki rasa masam dan basa yang memiliki rasa pahit.

Asam dan basa pengertian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), asam adalah zat yang dapat memberikan proton, zat yang dapat membentuk ikatan kovalen dengan menerima sepasang elektron. Sedangkan, basa adalah senyawa yang cenderung menyumbangkan sepasang elektron untuk dipakai bersama-sama dan menerima proton.

Sementara itu, istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin, yaitu acetum, yang artinya cuka. Lalu, basa (alkali) berasal dari Arab, yang artinya abu. Basa banyak dijumpai dalam pembuatan sabun, seperti yang kita ketahui di zaman dahulu banyak ibu rumah tangga yang menggunakan abu untuk mencuci piring.


Teori Asam Basa

Ilmu pengetahuan yang semakin berkembang, membuat asam basa pun semakin diteliti lebih lanjut. Setidaknya, ada teori asam basa dari tiga ilmuwan populer yang perlu diketahui. Berikut penjelasannya:

Teori Arrhenius

Asam basa Arrhenius menyatakan bahwa asam adalah zat yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ dalam larutan dan basa adalah zat yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH dalam larutan.

Dari pengertian tersebut, bisa disebutkan ciri khas asam adalah apabila dalam pelarut air, zat akan mengion menjadi hidrogen dengan muatan positif dan ion yang bermuatan negatif tersebut adalah sisa asam. Lalu, ciri khas basa adalah apabila dalam pelarut air, zat akan mengion menjadi ion hidroksida yang muatannya negatif dan ion bermuatan positif disebut sisa basa.

Teori Bronsted Lowry

Teori asam basa menurut Bronsted Lowry didefinisikan berdasarkan kemampuan (donor) atau menerima (akseptor) proton (ion H+). Senyawa yang bertindak sebagai asam basa Bronsted Lowry disebut amfoter.

Sementara itu, konsep asam basa Bronsted Lowry bisa dijelaskan bahwa asam adalah zat yang punya kecenderungan untuk menyumbang ion H+ pada zat lain dan basa adalah zat yang punya kecenderungan untuk menerima ion H+ dari zat lain.

Bronsted Lowry juga mencetuskan teori asam basa konjugasi. Asam konjugasi adalah basa yang memperoleh ion hidrogen, sedangkan basa konjugasi adalah yang tersisa setelah asam memberikan proton dalam sebuah reaksi kimia. Kedua hal tersebut disebut pasangan asam basa konjugasi.

Teori Asam Basa Lewis

Asam basa Lewis menjelaskan terkait struktur dan ikatannya. Asam menurut Lewis adalah zat yang punya kecenderungan menerima pasangan elektron basa, sedangkan basa adalah zat yang memberikan pasangan elektron.


Ciri-Ciri Asam Basa

Asam dan basa dapat dibedakan dari sifat-sifatnya atau ciri-cirinya, meskipun secara garis besar memiliki karakter yang sama, yaitu sama-sama memiliki sifat elektrolit dan dapat menghantarkan arus listrik. Di bawah ini dijelaskan asam dan basa ciri masing-masing:

Ciri-ciri asam

Berikut ini adalah ciri-ciri asam:

  • Cenderung memiliki rasa asam.
  • pH kurang dari 7.
  • Cenderung memiliki rasa asam.
  • Bisa mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
  • Memiliki sifat elektrolit dan dapat menghantarkan listrik.
  • Bisa menghasilkan gas hidrogen saat bereaksi dengan unsur atau senyawa logam.
  • Asam bisa menghasilkan ion H+ bila dilarutkan ke air.

Ciri-ciri basa

Berikut ini adalah ciri-ciri basa:

  • Cenderung memiliki rasa pahit.
  • pH lebih dari 7.
  • Memiliki sifat kaustik yang bisa merusak kulit..
  • Bisa mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.
  • Memiliki sifat elektrolit dan dapat menghantarkan listrik.
  • Memiliki tekstur licin dan bersabun.
  • Menghasilkan ion OH- bila dilarutkan dalam air.
Agar kalian dapat dengan mudah mengerti materi ASAM BASA, berikut video pembelajarannya:



source:
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/kimia/asam-dan-basa/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CARA MEMBUAT DENDENG BALADO

Bahan: 750 g daging sapi bagian sengkel atau has dalam 7 siung bawang putih, parut/haluskan 1 sdt garam 1 sdt merica 500 ml air 300 g cabe b...